Apakah Anda sering merasa frustrasi ketika email promosi atau newsletter yang Anda kirimkan, atau yang Anda harapkan, justru mendarat di folder spam? Ini adalah masalah umum yang menghantui banyak bisnis dan pemasar digital. Fenomena email masuk spam tidak hanya merugikan upaya pemasaran, tetapi juga menghalangi Anda untuk terhubung secara efektif dengan audiens. Bayangkan berapa banyak penawaran menarik, informasi penting, atau pembaruan produk yang tidak pernah dilihat pelanggan potensial Anda hanya karena email mereka email promosi masuk spam.
Dampaknya tidak main-main. Tingkat keterbukaan (open rate) kampanye email Anda akan anjlok, konversi menurun, dan yang lebih parah, reputasi pengirim Anda bisa tercemar. Ini menciptakan lingkaran setan di mana semakin banyak email Anda yang dianggap spam, semakin besar kemungkinan email di masa depan juga akan bernasib sama. Untungnya, ada cara mengatasi email masuk spam yang telah terbukti efektif. Artikel ini akan memandu Anda melalui strategi jitu untuk memastikan email Anda tiba di tempat yang seharusnya: kotak masuk utama.
Di Hariz Digital, kami memahami betapa krusialnya email marketing yang efektif. Sebagai mitra digital yang Highly Adaptive, Results-Driven, dan Innovative, kami hadir untuk membantu bisnis Anda tumbuh lebih cepat, lebih tepat, dan lebih kuat, memastikan setiap pesan digital Anda memberikan dampak nyata. Mari kita bongkar mengapa masalah ini terjadi dan bagaimana solusinya.
![Email Promosi Langsung ke Inbox: Strategi Jitu Hindari Spam [Terbukti]](https://www.harizdigital.my.id/wp-content/uploads/2025/08/harizdigital-Strategi-Jitu-Mengatasi-Email-Promosi-yang-Masuk-Spam.jpeg)
Kenapa Email Promosi Anda Masuk Spam: Mengungkap Penyebab Utama
Memahami mengapa email dianggap spam adalah langkah pertama untuk memperbaikinya. Filter spam penyedia layanan email seperti Gmail dan Outlook semakin canggih. Mereka tidak hanya melihat satu faktor, tetapi puluhan sinyal untuk memutuskan apakah email aman atau mencurigakan. Jika Anda bertanya-tanya kenapa email masuk spam, ada beberapa penyebab utama yang sering menjadi biang keladinya. Menurut data global dari Validity (Return Path) pada tahun 2023, rata-rata tingkat pengiriman email global (inbox placement rate) hanya sekitar 80-85%, yang berarti 15-20% email gagal mencapai kotak masuk utama, seringkali berakhir di folder spam atau diblokir. Ini menunjukkan skala masalah yang signifikan, di mana filter email spam bekerja sangat agresif untuk melindungi pengguna dari banjir spam.
Reputasi Pengirim yang Buruk: Lebih dari Sekadar IP Address
Reputasi pengirim email adalah salah satu faktor paling krusial yang menentukan apakah email Anda sampai ke kotak masuk atau tidak. Ini adalah semacam ‘skor kredibilitas’ Anda di mata penyedia layanan email. Reputasi ini tidak hanya bergantung pada IP address tempat email dikirim, tetapi juga domain reputation Anda. Jika IP atau domain Anda pernah digunakan untuk mengirim spam di masa lalu, atau memiliki bounce rate yang tinggi (email tidak terkirim karena alamat tidak valid), filter spam akan menganggap Anda sebagai pengirim yang tidak terpercaya.
Reputasi ini dibangun seiring waktu melalui praktik pengiriman email yang konsisten dan berkualitas tinggi. Sinyal positif termasuk tingkat pembukaan (open rate) yang tinggi, klik tautan, dan respons positif dari penerima (misalnya, menambahkan Anda ke kontak mereka). Sebaliknya, keluhan spam, tingkat unsubscribe yang tinggi, dan hard bounces yang sering akan merusak reputasi Anda secara drastis. Di Hariz Digital, kami percaya pada standar Highly dalam eksekusi, yang berarti kami fokus membangun reputasi pengirim yang solid melalui praktik terbaik.
Konten Email yang Mematikan: Kata-kata Terlarang dan Desain yang Mencurigakan
Bahkan jika reputasi Anda sempurna, konten email Anda bisa menjadi pemicu utama. Filter spam email dilatih untuk mendeteksi pola yang sering digunakan oleh spammer. Ini termasuk penggunaan kata spam yang berlebihan (misalnya, “gratis”, “menang”, “uang cepat”, “jaminan”, “diskon besar”, “segera”, “penawaran terbatas”), penggunaan huruf kapital yang berlebihan, tanda seru bertubi-tubi, atau kombinasi warna teks yang mencolok.
Selain kata-kata, desain email juga bisa menjadi masalah. Email yang didominasi gambar tanpa teks yang cukup, atau yang berisi banyak tautan mencurigakan, juga berisiko tinggi. Ukuran file email yang terlalu besar atau kode HTML yang buruk juga dapat memicu filter. Untuk optimasi email marketing, penting untuk menciptakan konten yang berharga, relevan, dan menarik secara visual tanpa memicu alarm spam.
Kurangnya Autentikasi Email: SPF, DKIM, dan DMARC untuk Keamanan
Salah satu penyebab teknis utama email masuk spam adalah kurangnya autentikasi email. Ini adalah protokol keamanan yang membantu penyedia layanan email memverifikasi bahwa email yang Anda kirim benar-benar berasal dari domain Anda dan tidak dipalsukan. Tiga pilar utama autentikasi adalah:
- SPF (Sender Policy Framework): Mencegah spammer mengirim email palsu menggunakan domain Anda. Ini adalah catatan DNS yang menentukan server mana yang diizinkan untuk mengirim email atas nama domain Anda.
- DKIM (DomainKeys Identified Mail): Menambahkan tanda tangan digital ke email Anda, yang memungkinkan server penerima memverifikasi bahwa email tersebut tidak diubah saat transit.
- DMARC (Domain-based Message Authentication, Reporting & Conformance): Membangun di atas SPF dan DKIM, DMARC memberikan instruksi kepada server penerima tentang apa yang harus dilakukan jika email gagal dalam verifikasi (misalnya, menolak email, mengarantina, atau hanya memantau). Ini memberikan perlindungan ekstra terhadap phishing dan spoofing.
Mengimplementasikan protokol ini secara signifikan meningkatkan kepercayaan penyedia email terhadap Anda, mengurangi kemungkinan email Anda dianggap spam.
Daftar Email yang Bermasalah: Spam Traps dan Alamat Email Tidak Valid
Kualitas daftar email Anda sama pentingnya dengan kualitas konten. Daftar email yang kotor, yang berisi alamat email tidak valid, alamat yang tidak aktif, atau bahkan spam trap, adalah resep pasti untuk kehancuran reputasi pengirim. Spam trap adalah alamat email yang dibuat oleh penyedia layanan email atau organisasi anti-spam untuk menangkap pengirim yang tidak bertanggung jawab. Mengirim email ke spam trap akan langsung merusak reputasi Anda dan dapat menyebabkan IP Anda masuk ke daftar hitam (blacklist).
Bounce rate yang tinggi, terutama hard bounces (email tidak terkirim karena alamat tidak ada), juga menjadi sinyal buruk bagi filter spam. Pembersihan daftar email secara berkala dan penggunaan metode akuisisi email yang aman sangat penting untuk menjaga kesehatan daftar Anda. Ini adalah praktik Adaptive yang krusial, sesuai dengan filosofi Hariz Digital, untuk terus menyesuaikan diri dengan perubahan dan menjaga efektivitas kampanye.
Strategi Jitu Mengatasi Email Masuk Spam: Panduan Praktis
Setelah memahami penyebab email masuk spam, saatnya menerapkan cara mengatasi email masuk spam dengan strategi proaktif. Tujuan utama adalah mencegah email masuk spam dengan meningkatkan deliverability email Anda, memastikan pesan Anda sampai di kotak masuk utama, bukan di folder sampah. Menurut Ryan Johnson, seorang konsultan deliverability email, perilaku penerima adalah faktor paling penting. Interaksi positif seperti membuka, mengklik, atau menandai ‘bukan spam’ mengirimkan sinyal kuat kepada penyedia layanan email.
Bangun Reputasi Pengirim yang Kuat: IP Warming dan Konsistensi
Membangun reputasi pengirim email yang solid membutuhkan waktu dan konsistensi. Jika Anda menggunakan IP address baru atau volume pengiriman Anda meningkat drastis, lakukan IP warming secara bertahap. Ini berarti mulai dengan volume email rendah dan secara perlahan meningkatkannya selama beberapa minggu, agar penyedia layanan email dapat ‘mengenali’ dan memercayai Anda.
Selain itu, konsistensi pengiriman email sangat penting. Kirim email secara teratur, tetapi tidak terlalu sering hingga mengganggu. Ini membantu menjaga reputasi Anda tetap hangat dan aktif. Hariz Digital selalu bergerak dengan standar Highly dalam setiap strategi dan eksekusi, termasuk membangun reputasi pengirim yang kuat untuk klien kami.
Optimalkan Konten Email: Hindari Pemicu Spam dan Ciptakan Pengalaman yang Menarik
Untuk menghindari pemicu spam dalam optimasi konten email, pertimbangkan hal berikut:
- Pilih Subjek Email yang Menarik & Relevan: Gunakan email subject lines yang jelas, ringkas, dan memikat tanpa bersifat bombastis atau “clickbait”. Hindari penggunaan huruf kapital berlebihan dan tanda baca yang ekstrem. Jadikan subjek email sebagai representasi nyata dari isi email.
- Hindari Kata-kata Spam: Cek kembali konten email Anda untuk kata-kata atau frasa yang sering diasosiasikan dengan spam. Gunakan alat pemeriksa spam jika perlu.
- Rasio Teks-Gambar Seimbang: Jangan membuat email Anda didominasi gambar. Pastikan ada cukup teks agar filter spam dapat mengidentifikasi konten Anda. Ini juga membantu jika gambar tidak dimuat.
- Personalisasi Email: Gunakan nama penerima atau informasi relevan lainnya untuk membuat email terasa lebih personal dan relevan. Personalisasi email akan meningkatkan engagement dan mengurangi kemungkinan email Anda dianggap spam.
- Kualitas HTML yang Bersih: Pastikan kode HTML email Anda bersih dan valid. Hindari penggunaan JavaScript atau form langsung di dalam email.
- Sertakan Opsi Berhenti Berlangganan (Unsubscribe): Pastikan tautan berhenti berlangganan mudah ditemukan dan berfungsi. Ini bukan hanya kewajiban hukum (di banyak negara), tetapi juga membantu mengurangi keluhan spam. Lebih baik seseorang berhenti berlangganan daripada menandai Anda sebagai spam.
Di Hariz Digital, filosofi kami adalah Innovative. Kami tidak memakai template generik, melainkan mencari ide segar dan pendekatan unik dalam Desain Landing Page dan Copywriting serta Strategi Konten dan SEO untuk email Anda, memastikan konten tidak hanya lolos filter tetapi juga menarik perhatian.
Gunakan Autentikasi Email: SPF, DKIM, dan DMARC untuk Perlindungan Maksimal
Mengimplementasikan autentikasi email seperti SPF, DKIM, dan DMARC adalah langkah teknis yang sangat penting untuk mencegah email masuk spam.
- Konfigurasi SPF: Tambahkan catatan TXT ke DNS domain Anda yang mencantumkan semua server email yang diizinkan untuk mengirim email atas nama domain Anda. Contoh:
v=spf1 include:_spf.google.com ~all
. - Konfigurasi DKIM: Hasilkan kunci publik/privat dari penyedia layanan email Anda (seperti Mailchimp, SendGrid) dan tambahkan kunci publik sebagai catatan TXT ke DNS domain Anda. Ini akan menambahkan tanda tangan digital ke setiap email yang Anda kirim.
- Konfigurasi DMARC: Setelah SPF dan DKIM aktif, tambahkan catatan DMARC ke DNS domain Anda. Ini akan memberi tahu server penerima bagaimana menangani email yang gagal autentikasi dan juga memungkinkan Anda menerima laporan tentang upaya spoofing domain Anda. Contoh:
v=DMARC1; p=quarantine; rua=mailto:[email protected]
.
Proses ini mungkin terasa teknis, tetapi sangat krusial. Penyedia email marketing terkemuka seperti Mailchimp dan SendGrid menawarkan panduan langkah demi langkah untuk melakukan ini. Sebagai agensi AI Powered Digital Marketing yang fokus pada Analitik dan Optimalisasi, Hariz Digital dapat membantu Anda mengonfigurasi pengaturan teknis ini untuk memastikan deliverability yang optimal.
Jaga Kebersihan Daftar Email: Validasi dan Double Opt-in
Daftar email yang bersih adalah aset tak ternilai. Untuk mencegah email masuk spam dan menjaga daftar email bersih:
- Gunakan Double Opt-in: Wajibkan pengguna untuk mengonfirmasi langganan mereka melalui tautan verifikasi di email pertama. Ini memastikan bahwa hanya orang yang benar-benar tertarik yang ada di daftar Anda, mengurangi bounce rate, dan meminimalkan keluhan spam. Ini adalah praktik terbaik yang sangat direkomendasikan untuk validasi email.
- Validasi Email Secara Berkala: Gunakan layanan validasi email untuk membersihkan daftar Anda dari alamat yang tidak valid atau spam trap. Lakukan ini secara teratur.
- Hapus Pelanggan yang Tidak Aktif: Identifikasi dan hapus pelanggan yang tidak membuka atau mengklik email Anda selama periode tertentu (misalnya, 6-12 bulan). Mereka mungkin tidak lagi tertarik dan dapat merusak reputasi Anda. Hapus mereka dari daftar utama atau pindahkan ke segmen ‘re-engagement’ khusus.
- Pantau Unsubscribe Rate: Tingkat berhenti berlangganan yang tinggi bisa menjadi indikasi konten yang tidak relevan atau pengiriman yang terlalu sering.
Segmentasi dan Personalisasi: Kirim Pesan yang Tepat ke Orang yang Tepat
Strategi ini secara langsung meningkatkan email engagement dan relevansi, yang merupakan sinyal positif bagi filter spam. Dengan segmentasi audiens, Anda membagi daftar email Anda menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan demografi, minat, perilaku pembelian, atau tingkat engagement. Kemudian, Anda mengirimkan email yang personalisasi email yang relevan dengan masing-masing segmen.
Misalnya, daripada mengirim promosi sepatu pria kepada semua orang, Anda bisa mengirimkannya hanya kepada segmen pelanggan yang menunjukkan minat pada produk pria atau pernah membeli sepatu sebelumnya. Hasilnya? Tingkat pembukaan dan klik yang lebih tinggi, keluhan spam yang lebih rendah, dan, yang terpenting, konversi yang lebih baik. Hariz Digital menerapkan pendekatan Results-Driven dan Adaptive dalam Email Marketing dan Automation, memastikan pesan Anda sampai ke orang yang tepat dengan dampak maksimal.
Apa yang Bisa Dilakukan Penerima: Mengelola Email Spam secara Efektif
Meskipun artikel ini sebagian besar ditujukan untuk pengirim, penerima email juga memiliki peran penting dalam mengatasi masalah spam email dan membantu email yang diinginkan mendarat di kotak masuk. Tindakan Anda dapat melatih filter email spam penyedia layanan email Anda untuk menjadi lebih akurat. Chad S. White, seorang ahli pemasaran email, menekankan bahwa banyak email promosi masuk spam bukan karena isinya buruk, tetapi karena kurangnya interaksi atau pelabelan sebagai spam oleh penerima. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran penerima.
Tandai Email sebagai ‘Bukan Spam’: Latih Filter Email Anda
Jika Anda menemukan email yang sebenarnya Anda inginkan berada di folder spam, jangan biarkan begitu saja. Segera tandai email tersebut sebagai “Bukan Spam” atau “Not Spam”. Di Gmail, Anda bisa klik tombol ‘Laporkan bukan spam’ atau seret email kembali ke folder Kotak Masuk. Di Outlook, Anda dapat menandainya sebagai ‘Bukan Sampah’.
Tindakan ini memberi sinyal kuat kepada penyedia layanan email Anda bahwa email dari pengirim tersebut seharusnya tidak masuk spam. Semakin banyak orang yang melakukan ini untuk pengirim tertentu, semakin baik reputasi pengirim tersebut di mata penyedia layanan email, dan semakin besar kemungkinan email di masa mendatang akan langsung masuk ke inbox utama.
Tambahkan Pengirim ke Daftar Kontak: Pastikan Email Selalu Masuk
Cara paling ampuh untuk memastikan email masuk inbox adalah dengan menambahkan alamat email pengirim ke daftar kontak Anda. Ini adalah instruksi eksplisit kepada penyedia layanan email Anda bahwa email dari alamat tersebut adalah “teman” dan harus selalu diterima di kotak masuk utama. Hampir semua layanan email memiliki opsi untuk menambahkan kontak. Untuk bisnis, Anda dapat menyertakan instruksi singkat di email selamat datang Anda untuk meminta pelanggan melakukan ini.
Buat Filter Email: Atur Inbox Sesuai Keinginan Anda
Untuk mengelola inbox Anda secara lebih efisien dan memastikan email penting tidak terlewat, Anda dapat buat filter email. Misalnya, Anda bisa membuat filter yang secara otomatis memindahkan semua email dari pengirim tertentu ke folder khusus yang Anda buat (misalnya, “Promosi Belanja” atau “Update News”). Ini membantu menjaga kotak masuk utama Anda tetap bersih sambil memastikan Anda tetap menerima semua email yang relevan, meskipun mungkin tidak selalu di inbox utama.
Fitur ini tersedia di Gmail, Outlook, dan sebagian besar penyedia email lainnya. Ini memungkinkan Anda untuk mengontrol di mana email tertentu mendarat, mengurangi kekacauan di kotak masuk utama, dan memastikan email dari pengirim favorit Anda tidak pernah tersesat.
Studi Kasus: Sukses Mengatasi Email Promosi yang Masuk Spam
Mari kita lihat bagaimana sebuah bisnis berhasil mengubah nasib kampanye email mereka. Sebuah e-commerce fashion kecil di Indonesia mengalami masalah serius dengan deliverability email mereka. Hanya sekitar 60% email promosi mereka yang berhasil masuk ke kotak masuk utama, sisanya terdampar di folder spam. Ini berarti puluhan ribu pelanggan potensial tidak pernah melihat penawaran diskon, peluncuran produk baru, atau bahkan konfirmasi pesanan.
Mereka memutuskan untuk bekerja sama dengan mitra digital yang berfokus pada strategi email marketing berbasis data. Dengan panduan dari mitra tersebut (mirip dengan bagaimana Hariz Digital beroperasi), mereka memulai beberapa perubahan signifikan:
- Audit Reputasi Pengirim: Mereka menganalisis status IP dan domain mereka, menemukan bahwa ada beberapa masalah kecil terkait bounce rate tinggi dari daftar lama.
- Implementasi Autentikasi Penuh: SPF, DKIM, dan DMARC dikonfigurasi dengan benar di DNS mereka, memberikan kredibilitas yang jauh lebih tinggi kepada pengirim.
- Pembersihan dan Segmentasi Daftar: Mereka melakukan validasi menyeluruh daftar email, menghapus alamat yang tidak aktif dan spam trap. Kemudian, daftar tersebut disegmentasikan berdasarkan perilaku pembelian dan minat. Mereka juga mengadopsi sistem double opt-in untuk pendaftaran baru.
- Optimasi Konten Kreatif: Tim konten dan copywriting melakukan brainstorming untuk menghindari kata spam dan membuat subjek email yang lebih menarik dan personal. Mereka juga menguji rasio teks-gambar untuk menemukan keseimbangan optimal.
- Pendekatan Bertahap (IP Warming): Untuk IP yang baru dan volume pengiriman yang lebih tinggi, mereka melakukan IP warming secara hati-hati.
Dalam waktu tiga bulan, tingkat deliverability mereka melonjak dari 60% menjadi 92%. Tingkat pembukaan rata-rata mereka meningkat 15%, dan yang paling penting, pendapatan dari email marketing naik 25%. Ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang Highly Adaptive, Results-Driven, dan Innovative, seperti yang dipegang oleh Hariz Digital, bisnis dapat mengatasi masalah email masuk spam dan mencapai kesuksesan digital yang nyata. Kami percaya bahwa setiap bisnis punya potensi besar; tugas kami adalah membuka potensi itu.
Kesimpulan: Raih Inbox dan Bangun Hubungan yang Lebih Baik dengan Pelanggan
Masalah email masuk spam adalah tantangan nyata dalam dunia pemasaran digital modern, namun bukan berarti tidak dapat diatasi. Dengan pemahaman mendalam tentang cara kerja filter spam dan penerapan strategi yang proaktif—mulai dari membangun reputasi pengirim yang kuat, mengoptimalkan konten, mengimplementasikan autentikasi teknis, menjaga kebersihan daftar, hingga melakukan segmentasi dan personalisasi—Anda dapat secara signifikan meningkatkan deliverability email Anda. Ingatlah, bahwa penerima juga memiliki peran penting dalam melatih filter email mereka.
Keberhasilan email marketing Anda sangat bergantung pada kemampuan email Anda untuk mencapai kotak masuk penerima. Dengan mengutamakan kualitas, relevansi, dan praktik terbaik, Anda tidak hanya menghindari folder spam, tetapi juga membangun hubungan yang lebih kuat dan langgeng dengan pelanggan Anda. Jika Anda ingin memastikan email promosi Anda langsung ke inbox, tim Hariz Digital siap menjadi mitra strategis Anda. Kami hadir dengan solusi AI Powered Digital Marketing yang inovatif dan berorientasi hasil, memastikan setiap kampanye Anda memberikan impact maksimal.
Kami di Hariz Digital memahami bahwa dunia digital terus berubah. Filosofi kami (H.A.R.I.Z: Highly, Adaptive, Results-Driven, Innovative, Zone) adalah komitmen kami untuk memastikan Anda mencapai target online. Baik Anda membutuhkan strategi konten, manajemen iklan digital, atau otomasi email marketing, kami bekerja bersama Anda, bukan hanya untuk Anda. Mari wujudkan visi online Anda bersama kami!
Kami bahkan berani memberikan garansi: Jasa Pembuatan Website: Garansi selesai sesuai kesepakatan. Jasa SEO: Garansi mendapatkan traffic untuk 100 keyword (kata kunci) dalam 1 tahun. Ini adalah komitmen kami untuk hasil nyata, sejalan dengan prinsip Results-Driven yang kami anut.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Email Masuk Spam
1. Mengapa email saya tiba-tiba masuk spam padahal sebelumnya tidak?
Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor: perubahan pada filter spam penyedia layanan email (misalnya, Google atau Microsoft), reputasi pengirim Anda menurun (mungkin karena keluhan spam, bounce rate tinggi, atau kurangnya engagement), atau Anda baru saja mengirim email dengan konten yang memicu filter spam (misalnya, terlalu banyak kata promosi, gambar besar, atau tautan mencurigakan).
2. Apa itu ‘spam trap’ dan bagaimana cara menghindarinya?
Spam trap adalah alamat email yang sengaja dibuat oleh penyedia layanan email atau organisasi anti-spam untuk menangkap pengirim yang menggunakan daftar email yang tidak valid atau dibeli. Mengirim email ke spam trap dapat merusak reputasi Anda secara serius. Untuk menghindarinya, gunakan double opt-in untuk semua pendaftaran, validasi daftar email secara berkala, dan jangan pernah membeli daftar email.
3. Apakah penggunaan terlalu banyak gambar dalam email bisa menyebabkan email masuk spam?
Ya, email yang didominasi gambar (dengan sedikit atau tanpa teks) seringkali dicurigai oleh filter spam. Ini karena spammer sering menyembunyikan pesan mereka di dalam gambar untuk menghindari deteksi teks. Idealnya, pertahankan rasio teks-gambar yang seimbang. Pastikan teks adalah bagian integral dari email Anda.
4. Berapa sering saya harus membersihkan daftar email saya?
Disarankan untuk membersihkan daftar email Anda setidaknya sekali setiap 3-6 bulan. Namun, praktik terbaiknya adalah membersihkan secara berkelanjutan dengan menghapus hard bounces segera, dan mengidentifikasi serta menghapus atau mere-engage pelanggan yang tidak aktif (misalnya, setelah 6-12 bulan tanpa interaksi).
5. Apakah ada hukum yang mengatur tentang pengiriman email promosi?
Ya, di banyak negara, termasuk di Indonesia melalui Kominfo, ada regulasi yang mengatur pengiriman email komersial (misalnya, Undang-Undang ITE di Indonesia, CAN-SPAM Act di AS, GDPR di Eropa). Aturan ini umumnya mencakup persyaratan untuk menyertakan alamat fisik pengirim, opsi berhenti berlangganan yang mudah, dan tidak mengirim email kepada penerima yang belum memberikan izin. Selalu pastikan Anda mematuhi regulasi yang berlaku.
6. Apa bedanya SPF, DKIM, dan DMARC?
SPF (Sender Policy Framework) adalah catatan DNS yang menentukan server mana yang diizinkan mengirim email atas nama domain Anda. DKIM (DomainKeys Identified Mail) menambahkan tanda tangan digital ke email untuk memverifikasi bahwa email tidak diubah dalam perjalanan. DMARC (Domain-based Message Authentication, Reporting & Conformance) adalah kebijakan yang memberitahu server penerima apa yang harus dilakukan jika SPF atau DKIM gagal, dan menyediakan laporan kepada Anda mengenai upaya spoofing. Ketiganya bekerja sama untuk meningkatkan keamanan dan kepercayaan pengirim.